Bagi sebagian orang, pasti awam dengan yang namanya inklusi keuangan. Terlebih, untuk mereka yang tinggal di pedesaan atau jauh dari kota besar. Padahal, sebenarnya bisa saja selama ini mereka bersentuhan dengan itu. Tapi, sebenarnya apa itu inklusi keuangan? Apa saja yang perlu Anda ketahui tentang inklusi keuangan itu? Untuk lebih jelasnya, cek di sini!

Definisi Inklusi Keuangan

Bila bicara soal definisi inklusi keuangan, sebenarnya maksudnya tak jauh dari akses keuangan dan layanan keuangan yang ada saat ini. Menurut Strategi Nasional Keuangan Inklusif dari Bank Indonesia, Inklusi Keuangan memiliki arti hak setiap orang untuk memiliki akses dan layanan dari lembaga keuangan secara tepat waktu dan nyaman.

Selain itu, juga harus informatif dan biaya yang dikenakan terjangkau untuk penghormatan kepada setiap individu. Jadi, pada hakikatnya ni adalah layanan keuangan yang harus tersedia untuk seluruh segmen masyarakat dari berbagai daerah dan wilayah bahkan untuk daerah pedesaan sekalipun.

Sedangkan bila melihat dari pengertian menurut BI, apa itu inklusi keuangan adalah sistem keuangan yang bisa diakses oleh seluruh lapisan masyarakat guna mendorong pertumbuhan ekonomi, penanggulangan kemiskinan, pemerataan pendapatan dan agar terciptanya stabilitas sistem keuangan yang baik di Indonesia.

Fakta Mengenai Inklusi Keuangan

Meski program inklusi keuangan saat ini terus dijalankan, nyatanya akses keuangan di Indonesia masih belum merata. Menurut data yang ada, hanya sekitar 36 persen masyarakat Indonesia saja yang tersentuh oleh lembaga keuangan. Sedangkan yang lainnya masih unbankable atau belum tersentuh sama sekali.

Data tersebut didasarkan pada data Global Findex yang dilakukan pada tahun 2014 lalu. Atas dasar itulah, pemerintah terus menggenjot program inklusi keuangan di Indonesia agar bisa merata ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan ini, diharapkan jumlah masyarakat yang menabung uang jadi lebih meningkat.

Selain itu, mereka yang menginvestasikan dananya juga bisa bertambah. Diharapkan pula orang-orang bisa lebih memproteksi diri pada hal-hal yang tak bisa diperkirakan dengan adanya asuransi. Bila semua ini berjalan, diharapkan pertumbuhan perekonomian Indonesia bisa jadi lebih baik dan kemiskinan serta kesenjangan pun jadi berkurang.

Informasi Mengenai Pinjaman Online

Apa Keuntungan Program Inklusi Keuangan Ini?

Jika ditanya soal keuntungan, sebenarnya ada banyak sekali keuntungan yang bisa Anda dapatkan. Dikutip dari web resmi BI, keuntungan yang bisa didapat dari program inklusi keuangan tersebut salah satunya adalah bisa meningkatkan efisiensi ekonomi. Bukan hanya ekonomi pribadi saja, melainkan juga ekonomi negara.

Selain itu, juga bisa mendukung stabilitas sistem keuangan nasional. Keuntungan lainnya dari sistem inklusi keuangan ini adalah bisa mengurangi shadow banking atau irresponsible finance yang merugikan. Masih ada keuntungan lainnya seperti mendukung pendalaman pasar keuangan dan memberikan potensi pasar baru bagi perbankan.

Keuntungan lainnya adalah bisa mendukung peningkatan human development index Indonesia dan turut berkontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan nasional secara berkelanjutan. Tentunya, dengan dijalankannya program inklusi keuangan ini, bisa mengurangi kesenjangan dan rigiditas low income trap.

Dengan begitu, kesejahteraan masyarakat bisa lebih baik dan tidak berujung pada kemiskinan. Angka kemiskinan pun juga bisa berkurang karena dengan adanya program inklusi keuangan ini, masyarakat diharapkan bisa lebih mandiri dalam menjalankan usahanya. Meskipun kekurangan dana, mereka bisa pinjam dana tambahan di bank dan lembaga lain.

Jadi, sekarang Anda sudah tahu apa itu inklusi keuangan, kan? Kalau belum jelas, Anda bisa lihat di https://www.cekaja.com/info/mengenal-inklusi-keuangan-pengertian-manfaat-dan-inovasinya-untuk-negara/ saja. Kalau perlu pinjaman dana, bisa cek langsung di cekaja.com dan bandingkan lembaga keuangan terbaiknya!