Dikalangan pebisnis, ada banyak jenis modal ventura yang kerap kali menjadi solusi untuk mengembangkan bisnis yang sedang dirintis. Biasanya mereka yang menggunakan modal tersebut adalah perusahaan start up. Manfaat yang dirasa dari modal ventura pun cukup besar. Karena modal ventura memberikan uang tunai sebagai modal ke suatu perusahaan. Dimana perusahaan tersebut dijadikan sebagai mitra dalam jangka waktu yang telah ditentukan sesuai ketetapan bersama.

Modal ventura juga memiliki risiko tinggi bila tidak tahu taktiknya. Sebab itulah para investor yang tergabung didalamnya harus bisa menilai mana perusahaan start up yang berpotensi untuk berkembang pesat dan tidak akan mati bisnisnya dalam jangka waktu lama.

Jenis Modal Ventura

Ada berbagai macam jenis dari modal ventura yang mana telah digolongkan sesuai dengan jenisnya. Antara lain adalah :

1. Single Tier Approach

Bentuk penyertaan modal yang nantinya akan diinvestasikan pada perusahaan rekanan merupakan hasil dari pengumpulan dana dan pengelolaan dana bersama pihak investor.

2. Equity Financing

Tergolong sebagai jenis pembiayaan langsung, yang mana dalam pengertiannya modal ventura melakukan penyertaan langsung kepada perusahaan rekanan. Cara penyertaannya adalah mengambil sebagian saham yang dimiliki pihak rekanan tersebut.

3. Leverage Venture

Dana yang diperoleh dari jenis Leverage Venture yaitu dengan meminjam sejumlah uang, baik dari pemerintahan ataupun swasta. Dapat dikatakan dana yang didapat pada jenis ini merupakan hasil pinjaman.

4. Private Venture

Private Venture adalah perusahaan modal ventura yang mana mereka belum menjual sahamnya melalui bursa efek. Istilahnya perusahaan tersebut belum go public.

5. Public Venture

Sedangkan public venture adalah kebalikan dari private venture. Dimana perusahaan ini telah menjual sahamnya melalui bursa efek.

6. Bank Affoliate

Bank-bank yang tergabung dalam pembentukan perusahaan modal ventura ini biasanya merupakan bank yang mengalami suprlus dana ataupun memang memiiliki kesepakatan bersama dalam mendirikan perusahaan modal ventura.

Dasar Hukum Modal Ventura

Umumnya modal ventura resmi memiliki dasar hukum yang mengikat. Mulai dari Keputusan Presiden No. 61 Tahu 1998, Keputusan Kementerian Keuangan No. 125/KMK.013/1998 yang menjelaskan tentang lembaga ventura dan tata cara pelaksanaan lembaga pembiayaan tersebut.

Tujuan Modal Ventura

Mengacu pada dasar hukum yang mengikat, adapun tujuan dari modal ventura sendiri adalah:
1. Mempermudah pendirian suatu perusahaan baru yang sedang merintis
2. Membantu membiayai perusahaan mitra dalam mengembangkan usahanya.
3. Membantu perusahaan baik dalam tahap pengembangan atau saat mengalami kemunduran.
4. Memperlancar mekanisme investasi, baik dalam negeri maupun luar.

Manfaat Modal Ventura

Ada banyak manfaat yang bisa Anda rasakan dari modal ventura, yaitu:

1. Pemasaran Produk Lebih Efisien

Dengan adanya modal ventura, diharapkan perusahaan start up dapat lebih efisien dalam meningkatkan pemasaran produknya. Karena umumnya proses pemasaran pada start up tidak efisien karena jumlah produksinya yang terbilang kecil.

2. Likuiditas yang Meningkat Baik

Semua perusahaan start up yang mendapat suntikan dana tunai dari perusahaan modal ventura tidak harus membayar beban bunga mapun angsuran hutang. Hal ini berarti akan meningkatkan likuiditas perusahaan start up tersebut. Likuiditas merupakan tingkatan kemampuan suatu perusahaan dalam memenuhi kewajiban berupa utang yang harus segera dibayarkan.

3. Adanya Kepercayaan yang Diberikan Pihak Bank

Hampir semua bank yang ada biasanya tidak memberikan pendanaan pada perusahaan start up. Alasannya sederhana, karena manajemen yang dimiliki pihak start up dinilai masih belum efektif. Lain hal nya bila perusahaan start up mendapatkan dana dari modal ventura. Maka perusahaan-perusahaan tersebut akan mendapat kepercayaan lebih dari pihak bank dalam pemberian modal usaha.

Sumber Dana Modal Ventura

Dalam menyertakan modal untuk perusahaan rintisan (start up), perusahaan modal ventura biasanya mendapatkan sumber dana dari dalam perusahaan sendiri maupun luar perusahaan.

Dalam perusahaan:
a. Setoran modal para pemegang saham
b. Cadangan laba yang belum digunakan
c. Laba tertahan

Luar perusahaan :
a. Investor, baik perorangan atau industri besar
b. Pinjaman Lembaga Perbankan
c. Pinjaman Dana Pensiun

Nah, itu tadi penjelasan lengkap mengenai modal ventura. Selain itu, Anda juga bisa mencari informasi lainnya mengenai modal ventura melalui laman https://www.cekaja.com/info/dana-usaha-modal-ventura/Di CekAja.com juga tersedia informasi mengenai cara mendapatkan dana usaha dari modal ventura.